Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berhasil meraih peringkat I TPID Provinsi Terbaik 2020 di Wilayah Kalimantan. Hal ini diumumkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 di Istana Negara pada Agustus 2021 lalu.
Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Ferry Irawan, menyerahkan piala dan sertifikat penghargaan TPID Award 2021 kepada Gubernur Kalimantan Barat,H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (12/11/2021).
“TPID Award diselenggarakan setiap tahun. Dengan adanya penghargaan ini diharapkan bisa menjadi motivasi untuk daerah-daerah di seluruh Indonesia melakukan inovasi. Kami ucapkan selamat kepada Provinsi Kalbar menjadi peringkat pertama di wilayah Kalimantan,” kata Dr. Ferry Irawan.
Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) mengharapkan Prov Kalbar mempertahankan prestasi yang ada melalui inovasi lainnya, serta ikut mendorong kabupaten/kota untuk bisa masuk nominasi, seperti Kota Pontianak yang menjadi TPID
Terbaik selama tiga tahun berturut-turut.
“Hal paling penting adalah kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupate/kota. TPID akan berjalan jika tiga pihak ini saling bersinergi,” jelasnya. Sementara itu, Gubernur Kalbar mengatakan kunci menangani inflasi yaitu dengan berinovasi, Seperti teori kuadran yang sering dilakukan.
“Teori kuadran ini bisa digunakan untuk pengendalian inflasi dengan memantau barang-barang yang masuk ke Kalbar. Saya ingin Pemprov Kalbar untuk mempertahankan prestasi ini dan tidak hanya sekali menjadi yang
terbaik, tetapi terus-menerus menjadi TPID terbaik walaupun hanya untuk wilayah Pulau Kalimantan. Itu sudah menjadi hal yang membanggakan dari kinerja ASN dan masyarakat Kalbar,” tutur Gubernur.
Orang nomor satu di Kalbar ini juga sudah mengarahkan kepada seluruh Tim TPID kabupaten/kota untuk lebih baik penanganannya, serta memiliki inovasi untuk mengendalikan inflasi di daerah.
“Saya sudah meminta TPID Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sintang untuk bisa menjadi yang
terbaik karena beberapa waktu yang lalu TPID Kota Pontianak menjadi TPID Terbaik selama 3 kali berturut-turut,” harap H. Sutarmidji. Kemudian, Gubernur juga mewakili menerima penghargaan dari TPIP bagi penanganan TPID baik untuk Kabupaten Landak dan Kabupaten Kapuas Hulu.
“Saya juga mewakili menerima penghargaan penanganan TPID baik untuk Kabupaten Landak dan Kabupaten Kapuas Hulu dan akan saya serahkan kepada keduanya. Saya berharap penilaian TPID di Kalbar terus baik dan teruslah menjadi
terbaik. Kita bukan mengejar penghargaan. Itu adalah semangat dalam bekerja dan sebagai bentuk pengakuan pekerjaan kita sudah benar,” kata Gubernur Kalbar.
Gubernur juga berharap inovasi pengendalian inflasi perlu dilakukan, sehingga iklim usaha lebih baik, bergairah, harga tidak melonjak, dan bisa dikendalikan. (aws)