ANAK USIA DINI HARUS DAPAT LAYANAN HOLISTIK INTEGRATIF

PONTIANAK – Peningkatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tanggung jawab bersama keluarga dan masyarakat. Hal tersebut kembali ditegaskan Bunda PAUD Kalimantan Barat yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Kalimantan Barat (TP PKK Prov Kalbar), Ny. Hj. Lismaryani Sutarmidji.
“Adapun tujuan kegiatan ini yaitu untuk mendukung peningkatan akses serta kualitas PAUD di Kalbar. Karena pemenuhan layanan PAUD berkualitas menjadi tanggung jawab bersama keluarga dan masyarakat,” ujar Bunda PAUD KAlbar saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas PAUD HI di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Senin (6/9/2021).
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif merupakan upaya mengembangkan anak usia dini yang dilakukan guna memenuhi kebutuhan esensial. Pasalnya, anak memiliki beragam karakter, saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.
“Kegiatan ini untuk menyamakan persepsi, diharapkan dapat memberikan kontribusi, serta masukan-masukan yang positif dalam meningkatkan layanan PAUD, pengelolaan program, mutu proses pembelajaran, dan akses layanan sesuai kewenangan, dan mekanisme yang berlaku holistik integratif. Tentunya juga harus didukung oleh organisasi perangkat daerah, baik provinsi, maupun kabupaten/kota,” papar Hj. Lismaryani Sutarmidji di hadapan hadirin, seperti Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Dewan Pendidikan, Organisasi Mitra Provinsi, dan akademisi.
Sesuai Perpres RI Nomor 60 Tahun 2013 Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif, yang merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak, yang dilakukan secara simultan, sistematis menyeluruh, terintegrasi, dan berkesinambungan.
Hal tersebut dilakukan guna mendukung tumbuh kembang yang optimal, demi mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif. (fhm)

Baca Sebelumnya

GUBERNUR KALBAR TERIMA KUNJUNGAN KERJA PANSUS RUU LANDAS KONTINEN

Baca Selanjutnya

WAGUB LANTIK 52 PEJABAT FUNGSIONAL DINLINGKUNGAN PEMPROV KALBAR